Home Dunia Islam Ancaman Turki: Faktor Pendukung Utama Normalisasi Hubungan UAE-Israel

Ancaman Turki: Faktor Pendukung Utama Normalisasi Hubungan UAE-Israel

SHARE
Erdogan bersama Menhan, Dan para kepala Staf militer Turki.

Selama 2 tahun ini Israel memang intensif melakukan kontak dan melobi UAE agar mengumumkan normalisasi hubungan resmi dua negara.

Langkah ini bertujuan agar negara negara arab lain juga mengikuti langkah UAE untuk terang terangan mengumkan pengakuai terhadap zionis.

Tapi ada satu faktor pendukung lain kenapa UAE mempercepat menormalisasi hubungan dengan israel.

Faktor itu adalah faktor ancaman Erdogan lewat Menteri pertahanan nya bulan lalu yang mengatakan akan menghukum UAE di waktu yang tepat.

Turki selama ini memang sudah sangat gerah melihat kejahatan UAE di berbagai negara islam.

Turki menuduh UAE menjadi pendukung semua kerusuhan di Libya, Yaman, dan Banyak negara islam lain. termasuk kudeta Mursi di Mesir dan kudeta terhadap Erdogan 2016.

Dalam konteks Libya, Turki terang terangan mengatakan bahwa UAE adalah dalang pembantaian rakyat libya lewat Haftar yang harus dihukum oleh Turki dengan hukuman berat.

Turki kala itu mengancam akan memberikan pelajaran berharga terhadap UAE agar semua dosa dosanya selama ini bisa dibayar.

Ancaman Turki inilah yang membuat UAE cepat cepat mengumumkan normalisasi hubungan dengan israel. Harapannya israel mau membantu UAE jika suatu saat Turki benar benar mengukum Dubai.

Ancaman Turki diperkuat dengan statemen Menhan Turki Jenderal Hulusi Akar yang mengatakan bahwa UAE akan menerima konsekuensi serius di masa depan atas semua kejahatannya di negara islam.

Inilah faktor pendukung utama kenapa UAE keringat dingin dan langsung mengumumkan normalisasi hubungan dengan israel.

Karena Turki tidak pernah hanya mengancam dengan basa basi. UAE tau bahwa semua ancaman Turki adalah serius dan layak diwaspadai tinggi.

Sebagai contoh, Saat Turki melakukan operasi militer ke basis PKK di wilayah perbatasan Irak, Erdogan kala itu sudah mengingatkan Irak agar tidak terlibat mensupport pemberontak Komunis yang di perangi Turki.

Tapi ada beberapa Jenderal Irak terlibat dalam mensupport PKK, dan tanpa ampun Turki langsung menghancurkan basis PKK di irak walaupun turki tau ada tentara Irak yang sedang rapat disana.

Alhasil, 2 Jenderal Irak tewas di rudal Turki dua pekan lalu dan sampai saat ini militer Irak tidak berani menuntut balas ke Turki. Dan masih banyak contoh lain bahwa Ancaman Erdogan bukanlah omong kosong.

Inilah mengapa UAE tergopoh gopoh dan se-segera mungkin langsung menormaliasikan hubungan mereka dengan Tel Aviv walaupun di kecam seluruh dunia islam.

UAE ketakutan ancaman Turki benar benar akan mereka rasakan di masa depan.

Lalu apakah Turki kawatir dengan normalisasi hubungan UAE-Israel?

Nyatanya tidak, Dalam rilis terbaru Menhan Turki, Hulusi Akar masih tetap kokoh mengatakan bahwa UAE akan tetap menerima balasan Turki di waktu yang tepat tidak peduli UAE di support oleh siapa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here