Home Tokoh Jokowi Dalam Pandangan Media Asing

Jokowi Dalam Pandangan Media Asing

557
0
SHARE
Jokowi

Pelantikan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), mendapat sorotan dari berbagai media internasional, Senin 20 Oktober 2014. Mereka menurunkan berita dengan berbagai judul berisi pujian, harapan hingga peringatan yang menandai adanya kekhawatiran terhadap kepemimpinan Jokowi.

Channel News Asia (CNA) menulis: “Presiden Indonesia yang akan dilantik menghadapi tantangan besar.” Pada laporannya, CNA mengutip pernyataan pengamat memperingatkan tantangan besar yang akan dihadapi Jokowi dari kubu oposisi yang menguasai DPR.

Pertemuan antara Jokowi dan Prabowo, pekan lalu, juga dinilai belum dapat meyakinkan banyak pihak. Bahwa akan ada rekonsiliasi secara nyata untuk memperkuat posisi Jokowi mewujudkan agenda-agenda reformasinya yang ambisius.

Sedangkan media Australia, ABC, membuat judul pujian: “Joko Widodo ‘orang biasa’ akan menjadi Presiden Indonesia.” Namun, isi laporan juga menyinggung tentang ketegangan para elite politik yang telah memberi bukti bagaimana oposisi berpotensi menjegal berbagai kebijakan Jokowi di DPR.

“Itu memicu pertanyaan-pertanyaan tentara seberapa baik dia bisa mengendalikan oposisi dan menjalankan program yang dibutuhkannya,” tulis ABC. Disebut juga bahwa Jokowi memiliki sejumlah tugas penting yang harus diselesaikan dalam waktu cepat.

Kantor berita Reuters dalam laporannya mengutip pejabat AS yang tiba di Jakarta bersama Menteri Luar Negeri John Kerry, mengatakan bahwa Jokowi dikhawatirkan bakal sibuk dengan persoalan domestik. Hingga Kerry, kata pejabat AS itu, akan mendesak Jokowi untuk mempertahankan peran aktif di luar negeri.

Hanya beberapa media asing yang menjadikan pelantikan Jokowi sebagai sorotan utama. Terutama media-media Australia yang menurunkan cukup banyak berita terkait pelantikan Jokowi, hingga masalah hubungan Indonesia-Australia.

Hal itu berbeda dibandingkan pada masa kampanye, di mana Jokowi banyak dielukan. Media-media asing bahkan memberi sejumlah julukan baginya, seperti BB yang menyebut Jokowi sebagai Obama dari Jakarta.

Sementara itu, majalah Time menyoroti kemeja kotak-kotak yang menjadi ikon di antara para pendukung Jokowi saat kampanye. Majalah The Economist menyebut Jokowi sebagai “Tuan Perbaikan,” terkait dengan kebijakannya dalam penataan PKL, banjir dan kemacetan di Jakarta. (one)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here