Home Uncategorized Mutiara Kata Anis Matta

Mutiara Kata Anis Matta

882
0
SHARE

Anis Matta merupakan salah satu politisi muda dari Partai Keadilan
Sejahtera (PKS). Pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan ini sangat gemar
membaca buku. Hobi membaca buku sudah dilakoninya sejak kecil. Presiden
PKS ini aktif menulis di berbagai media Islam dan sudah menghasilkan
sejumlah buku, diantaranya Serial Cinta, Momentum Kebangkitan, Delapan
Mata Air Kecemerlangan, dan masih banyak lagi karya-karyanya yang lain.

Berikut Kumpulan Kata Kata Mutiara Anis Matta :


Perdamaian adalah mashalat kemanusiaan yang agung. Tapi manusia tidak selalu mencintainya sejak awal.

Tidak ada dakwah
yang besar tanpa tantangan besar, Itu momentum yang disediakan Allah
untuk membesarkan dakwah, Itu isyarat kemenangan…

Kalau energi tidak digunakan untuk kerja-kerja besar, maka perhatian kita segera tercurah kepada masalah-masalah kecil.

Tugas kita adalah menyalakan lilin, bukan mencela kegelapan.

Semua yang
menjadi mungkin dalam ide kita pasti akan menjadi mungkin dalam realita.
Ide itu adalah tempat penciptaan pertama sedangkan realitas itu adalah
tempat penciptaan yang kedua.

Pahlawan sejati adalah orang yang dapat memanfaatkan setiap momentum kepahlawanan.

Siapa yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin maka ia bukan merupakan bagian dari mereka.

Mimpi sebenarnya
adalah ruang yang selalu mendahului kenyataan dan tidak ada satu
kenyataan yang terbentuk dalam diri seseorang diluar mimpi-mimpinya.

Misi yang
ideal adalah misi yang terkait bagaimana kelak bagaimana kita akan
bertemu dengan Allah swt. Itulah tujuan hidup yang sesungguhnya.

Kemauan adalah
tenaga jiwa. Karena merupakan tenaga jiwa, kemauan tidak dapat berdiri
sendiri. Tenaga jiwa akan kuat apabila selalu dipupuk dengan baik
seperti halnya tenaga fisik kita. Tenaga fisik kita akan kuat jika
dipelihara dan dibangun dengan baik.

Orang yang
cerdas adalah mereka yang inovatif yang mampu mengolah informasi.
Kemampuan inovasi atau mencipta adalah perpaduan antara kemampuan otak,
akal, dan imajinasi.

Jika Anda merasa pintar, ketahuilah bahwa Anda akan berhenti pada jalan pengetahuan Anda.

Ilmu itu
seperti bangunan, jika pondasi yang Anda bangun hanya cocok untuk
membangun bangunan dua lantai, Anda tidak dapat membangun menjadi tiga
lantai.

Jalan keluar tidak selalu berarti mukjizat, tetapi kemampuan menciptakan alternatif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here