Deprecated: substr(): Passing null to parameter #2 ($offset) of type int is deprecated in /home/u6181271/public_html/wp-content/themes/jnews/lib/theme-helper.php on line 881
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]
salah satu topik paling hangat hari ini. Di media sosial, sejak kemarin
istilah itu menyebar dengan cepat. Dan hari ini, sejumlah media nasional
termasuk detik.com dan merdeka.com menurunkan banyak berita tentang
“jilboobs.”
pada jilbab) dan b**bs. Istilah jilboobs digunakan untuk wanita yang
memakai kerudung, tetapi seksi. Memakai kerudung tetapi tidak menutup
aurat. Menampakkan lekuk tubuh, terutama bagian dada.
Istilah jilboobs sebenarnya sudah mulai
digunakan di dunia maya pada November 2012. Menurut google trend, di
bulan itu sudah mulai terekam searching (pencarian) istilah jilboobs
menggunakan mesin pencari Google. Pencarian jilboobs naik drastis pada
April 2014. Saat itu, istilah jilboobs dipopulerkan oleh arrahmah.com,
tiga bulan setelah sebuah fan page Jilboobs diluncurkan di Facebook.
Lalu pada 3 Agustus 2014, fenomena Jilboobs dibahas di sebuah blog dan
menjadi viral di media sosial.
menampakkan lekuk tubuh. Fenomena jilboobs menjadi lebih mengkhawatirkan
dengan adanya media sosial dan smartphone. Mengapa? Karena sekarang,
jilboobs merebak di dunia maya setelah mengunggah foto selfie-nya.
loh. Kalau dia sudah berjilbab ya berjilbab terus, jangan sampai
memperlihatkan bentuk tubuh yang sensual, sehingga dia pakai baju tapi
kelihatan semua lekuk-lekuknya,” kata Wakil Ketua MUI KH Ma’ruf Amin di
kantor MUI, Kamis (7/8/2014), seperti dikutip Detik.
tanggapan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Wakil Sekretaris
Jenderal PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, menggunakan jilbab harus
memperhatikan aspek syariah. Jangan sampai justru menimbulkan kesan
negatif dan menjadi fitnah.
maraknya masyarakat Indonesia berjilbab dengan beragam mode. Kita
artikan menguatnya gairah Islami. Harus diperhatikan tugas syariah.
Ketentuan syariat bagi para pemakai. Berpakaian tidak menampakkan bentuk
tubuh,” ujarnya.
- Menutupi seluruh badan selain bagian yang dikecualikan.
- Tidak dijadikan perhiasan.
- Jilbab itu harus tebal, tidak tipis.
- Jilbab harus longgar, tidak ketat.
- Tidak dibubuhi parfum atau minyak wangi.
- Tidak menyerupai pakaian laki-laki.
- Tidak menyerupai pakaian wanita-wanita kafir.
- Tidak berupa pakaian syuhrah (mencolok).
ketentuan tersebut. Jilboobs kadang hanya menutup rambut, sementara
tangan, bahkan kadang pusar, kelihatan. Jilboobs juga sering menjadi
perhiasan agar kaum laki-laki tertarik, padahal jilbab disyariatkan
justru untuk meminimalisir faktor kemenarikan seorang muslimah di mata
laki-laki non mahram. Jilboobs seringkali terbuat dari kain yang tipis,
kadang setengah transparan, dan ketat. Jilboobs juga hampir selalu
berdampingan dengan parfum yang aromanya mengundang keterterikan kaum
laki-laki. Maka, yuk hindari jilboobs dan pakai jilbab yang sesuai
syariat Islam. [WebMuslimah]

























