Home Uncategorized Yusuf Qardhawi: Khilafah ala ISIS Tidak Sah Secara Syariah

Yusuf Qardhawi: Khilafah ala ISIS Tidak Sah Secara Syariah

343
0
SHARE
Tentara ISIS © wakeup-world.com

Persatuan Ulama Muslim Se-Dunia (IUMS), yang dipimpin oleh Syaikh Yusuf
Qaradhawi, mengeluarkan pernyataan terkait deklarasi khilafah islamiyah
yang dilakukan oleh organisasi Negara Islam di Irak dan Syam (ISIS),
baru-baru ini.

Dalam pernyataan Jum’at (4/7) itu, IUMS menekankan bahwa deklarasi
khilafah yang dilakukan ISIS untuk wilayah cukup luas di Irak dan Suriah
tidak sah secara syariah Islam dan juga tidak membantu proyek kejayaan
Islam. “Kami juga mengharapkan khilafah Islam bisa berdiri dengan cepat.
Hari ini, tidak menunggu esok hari. Tapi khilafah yang didasarkan pada
manhaj Nabi saw. dan syura. Bukan seperti yang dideklarasikan ISIS, yang
malah mengakibatkan banyak bahaya kepada Sunni di Irak dan juga kepada
revolusi di Suriah,” sebagaimana dikutip dari pernyataan itu.

IUMS juga menyatakan bahwa deklarasi ini terjadi karena ISIS kurang
menguasai fiqh waqi’ (memahami realitas), sehingga bahkan terkesan
meruntuhkan revolusi rakyat yang dilakukan oleh suku-suku Sunni dan
kelompok-kelompok revolusi yang lain di Irak.

Menurut IUMS, deklarasi khilafah dan mengangkat seorang khalifah,
dilanjutkan dengan menuntut umat Islam seluruh dunia untuk tunduk dan
taat kepadanya dilakukan tanpa standar syariah dan realitas. Bahkan sisi
bahayanya lebih besar daripada sisi manfaatnya.

Baca Juga:   Inilah Sosok Dosen Uin Ar Raniry Yang Menyuruh Mahasiswa Ke Gereja

Tidak mungkin semua organisasi perjuangan di seluruh dunia Islam
dianggap ilegal dan tidak sah begitu ada deklarasi sepihak yang kemudian
menamakan dirinya sebagai khilafah. Padahal saat itu umat Islam tidak
disertakan sama sekali.

Apalagi banyak orang jadi mempunyai kesan tentang khilafah sebagai
sebuah sikap yang keras. Hal itu ketika khilafah dihubungkan dengan
ISIS. Umat Islam akan merekam negatif segala yang terkait dengan
khilafah. Sehingga deklarasi ini pun bisa dikatakan tidak mendukung
proyek kejayaan Islam. [Dakwatuna]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here