Home Aneh Pembuat Kartun Yang Menghina Habib Rizieq, Tewas Tenggelam

Pembuat Kartun Yang Menghina Habib Rizieq, Tewas Tenggelam

396
0
SHARE

Beberapa hari lalu, muncul sebuah berita yang menyebutkan seorang wisatawan asal Jakarta tewas tenggelam di Karimunjawa. Sebelum ditemukan tewas, wisatawan tersebut sempat menghilang selama satu minggu saat snorkeling.

Penyebab wisatawan asal Jakarta yang ditemukan tewas di perairan Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah tersebut diduga karena tenggelam dan terseret arus saat snorkeling di perairan Kemujan. Penyebab meninggalnya wisatawan asal Jakarta itu diungkapkan oleh Kapolsek Karimunjawa, Iptu Suranto. Suranto mengatakan bahwa korban ditemukan nelayan yang sedang mencari ikan di Takak Moncong, Desa Kemujan dan saat ditemukan kondisi jenazah dalam keadaan yang mengenaskan.

Saat ditemukan oleh para nelayan didapatkan ciri-ciri jenazah yaitu celana pendek hitam, jam karet hitam pada tangan kiri, dan tato di lengan kanan serta kiri.

Suranto juga menyatakan bahwa tak ada tanda-tanda penganiayaan. Oleh karena itu, Jhon diduga meninggal karena tenggelam, dan kehabisan oksigen atau mengalami Hipoksia. Sebab kondisi jenazah yang tak utuh, korban di makamkan di Pemakaman Umum Karimunjawa.

Tewas tenggelamnya Jhon juga dibenarkan oleh banyak netizen melalui sosial media. Jhon Tarumanegara Putra, korban tewas tenggelam di Karimunjawa tersebut memiliki akun Facebook dengan nama Jonv Vniverse. 

Ternyata setelah ditelusuri, akun Facebook dengan nama Jonv Vniverse itu berdasarkan jejak digitalnya, pernah memposting kartun yang isinya menghina dan memfitnah Habib Rizieq satu tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 4 Juni 2017. Maka, tak ayal lagi, netizen pun memberikan komentar yang menyatakan mubahalah Habib Rizieq pun terjadi atas diri Jhon.

Baca Juga:   Kemenag Sediakan Dana Pembuatan Buku tentang Islam Nusantara

Tambahan lagi, dari penelusuran akun Facebook Jhon didapatkan juga korban tewas tenggelam di Karimunjawa ini pernah memposting gambar celurit yang merupakan lambang komunis dan menyebutkan bahwa dirinya menyukai komunis.

Semoga kejadian ini bisa memberikan pelajaran dan petunjuk agar bisa lebih bijak dalam bersosial media. Selain itu tentunya menjadi pelajaran yang sangat berharga bagi para penghina dan pemfitnah ulama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here