Home Kisah Kisah Pria Yang Ditolak Banyak Wanita

Kisah Pria Yang Ditolak Banyak Wanita

290
0
SHARE

Karena kekurangan fisik yang pemuda itu miliki banyak wanita yang menolak lamaranya. Juga karena kefakiranya dan berasal dari keluarga miskin. Syekh yang mengenal pemuda ini menceritakan,

”Dia seorang pemuda yang menghafal al Qur’an, tumbuh sebagai orang yang soleh dan taat kepada Allah.menundukan pandangan dari hal-hal haram.”

Aku bertanya padanya,
”Wahai anakku kenapa kamu belum menikah? bahagiakan hidupmu dan mintalah pada Allah.” kebiasaan orang Arab memanggil anak orang lain/ yang lebih muda dengan panggilan ” ya walady”.

Pemuda itu kemudian menjawab,
“Wahai syekh bagaimana saya bisa menikah, saya orang yang sangat fakir, kedua orang tuapun fakir, tidak ada yang lebih fakir melebihi kefakiran keluarga saya. Saya terlahir sebagai orang buta, pendek lagi fakir memiliki banyak cacat. Sifat – sifat indah dan gagah yang diidamkan setiap wanita tidak ada dalam diri saya. Siapa yang mau menikah dengan orang seperti saya.”

“ sungguh hati ini sangat rindu ingin menikah, harapan begitu besar  ingin membangun rumah tangga. Karena itu, keinginan untuk menikah terkadang hilang. Tapi, kepada Allahlah saya mengadu atas keadaan yang menyedihkan ini.”

“Kemudian saya datang pada orang tua saya, dan berkata, wahai ayah saya ingin menikah. Ayah saya kemudian tertawa mendengar keinginan saya untuk menikah. Ayah berkata, apa kamu gila nak, siapa yang mau menikah denganmu, pertama kamu itu buta, kedua, kita ini orang fakir yang tidak memiliki apa-apa, maka hargailah dirimu sendiri.”

”Mendapat jawaban seperti itu saya mendatangi ibu, hampir-hampir mata ingin menangis dan tidak mampu menahannya, saya berharap ibu memberikan harapan dan tidak memberikan jawaban yang sama. Tapi ternyata ibu mengatakan persis seperti kata ayah.”
Ibu menjawab,
“Wahai anakku apakah kamu telah kehilangan akal, kamu mau menikah? Dari mana mendapatkan uang untuk biaya pernikahan sedang kita sendiri sangat membutuhkanya. Para penagih hutang datang ke rumah kita siang dan malam.”

Selama beberapa hari pemuda ini terus meminta persetujuan dari orang tuanya, tapi rasa putus asa sudah menghampiri ibu dan bapaknya. Merasa tidak mendapatkan jalan keluar dari orang tuanya, dia mengadu kepada Allah swt, dia sadar, kenapa tidak meminta pada Allah yang maha mampu sedang orang tuaku tidak mampu, kenapa tidak meminta kepada Allah yang maha penyayang, pemuda itu kemdian solat dan berdoa pada Allah,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here